Kesenian Musik Tanjidor Pada Mulanya

Perkembangan kesenian musik tanjidor pada mulanya sudah ada sejak zaman Belanda. Diambil dari bahasa Portugis tangendor yang artinya adalah Berdawai. Berasal dari kawasan Jakarta Timur, biasanya dipersembahkan oleh para pekerja Villa mewah saudagar (Pemerintah Hindia Belanda).

Imlek di Betawi pasti akan dirayakan secara meriah, hasil nada yang keluar sangat unik & enak di dengar. Kesenian musik tanjidor banyak dipengaruhi oleh musk Eropa. Saat masa penjajagan khususnya saat bangsa Belanda masuk menguasai Indonesia khususnya darah Betawi.

Kesenian Musik Tanjidor

Pada mulanya musik tanjidor berkembang di lingkungan, dan hingga sekarang masih sering dipakai dalam banyak kegiatan seperti imlek. Kesenian musik tanjidor dimainkan oleh para budah yang piawai. Ernst Heinz pria berdarah Belanda ini pertama kali menamai kesenian ini sebagai Orkes.

Kesenian musik tanjidor dianggap tidak bisa dijadikan sumber mata pencaharian karena tidak mudah mengembangkan agar disukai suku lainnya. Meski kadang dalam festival Jakarta Budaya Betawi selalu mempersembahkan tarian dengan musik ini. Memang para pendatang dari luar negeri suka, tapi tidak terlalu memikat perhatian dari orang lokal kita sendiri.

Contoh Alat Musik Tanjidor

Kesenian Musik Tanjidor

Beberapa contoh alat musik tanjidor adalah: klarinet (tiup), piston (tiup), trombon (tiup), saksofon tenor (tiup), saksofon bas (tiup), drum (membranofon), simbal (perkusi), dan side drums (tambur). Musik tanjidor sering dipertunjukkan untuk mengiringi kesenian dan berbagai festival besar di Jakarta.

Klarinet adalah alam musik utama yang ada dalam musik tanjidor dimainkan untuk memeriahkan perayaan Imlek. Bahan utamanya adalah dari kayu, dan dimainkan dengan cara di tiup. Sangat berbeda dari suling. Hasil suara yg diberikan jauh lebih besar dan unik, sehingga cukup kental buat suku Betawi.

Tambur side drum, merupakan gendang yang terbuat dari kayu & dilapisi dengan karet & kulit lembu. Dengan cara di pukul, maka akan menghasilkan nada getaran yg sangat tersusun. Biasanya harus seimbang dengan nada Simbal, alat musik ini cara kerjanya sangat sama. Yaitu sama – sama di pukul. Para pedagang di Jakarta Timur sangat mahir dalam memainkan alat tersebut dengan bakat.